My Fav Mangaka: Kyoko Hikawa


Hmm… Sabtu- sabtu disuru beres2 rumah. Pake geser2 lemari segala. Yah, terpaksa bongkar koleksi komik saya. Saya koleksi komik udah dari SMP. Tapi sayang banyak ilang-ilangan, huhu… Ada juga yang sebagian saya jual waktu di Jogja, karena males paketin pulang ke Jakarta. Pas lagi bongkar2, nemu komik lawas yang kertasnya udah pada kuning judulnya Harmoni, Angin Musim Gugur, dll. Karya2 Kyoko Hikawa, salah satu mangaka favorit saya. Pertama kali baca komiknya kyoko hikawa itu judulnya pastel mood. Ceritanya simple, lucu, dan yang paling penting gambar tokoh cowoknya kereeenn,, hehe..

Ternyata pastel mood itu merupakan buku kedua dari 3 buku trilogi kisah Chizumi & Fujiomi. Langsung deh berburu buku-buku yang lain. Dan semakin baca banyak komik-komik kyoko hikawa yang lain, jadi makin tau karakter tokoh-tokohnya. Tokoh ceweknya sering banget digambarin karakternya ceroboh, agak cerewet, cewek biasa aja yang nggak cantik. Sedangkan karakter cowoknya bisa dibilang sempurna banget. Guanteng, cool, tinggi, jago olahraga, dan jadi idola cewek-cewek. Tapi, tipe cowok setia yang tidak memandang cewek dari fisik aja. Perfect!

Ide ceritanya selalu sederhana. Kisah cintanya nggak picisan. Tapi nggak ngebosenin, karena pasti selalu diselipin humor-humor yang mengigit.

Buku pertama dari kisah Chizumi & Fujiomi:
Menceritakan awal pertemuan & hubungan mereka. Serta Fujiomi & Chizumi yang harus menghadapi Tatsumi Gohoji yang memendam kebencian terhadap Fujiomi.

Baca buku ini asli bisa ngakak-ngakak sendiri. Karena tingkah polah lucu Chizumi yang bikin pusing Gohoji… ^^

 

 

Buku kedua dari kisah Chizumi & Fujiomi:
Kali ini mereka harus berhadapan dengan Komuro, ketua geng dari sekolah timur yang ingin mengajak Fujiomi bertarung, yang disebabkan oleh kesalahpahaman. Chizumi berusaha untuk menghentikan perkelahian itu.

Masih dengan tingkah polos Chizumi yang kadang bikin geregetan, tapi luluh sama sikap Fujiomi yang sedikit romantis di buku ini… ^^

 

 

Buku ketiga dari kisah Chizumi & Fujiomi, dimana kali ini Fujiomi bertemu kembali dengan Asako Yasigi, teman masa lalunya ketika SMP yang akan bersama-sama mengikuti pesta reuni sekolah, sehingga membuat Chizumi menjadi gelisah memikirkan hubungan mereka….

Buku ini full cerita tentang masa lalu Fujiomi. Penasaran… ^^

 

 

Hari itu hari jum’at, Yayoi harus mengambil kacamatanya, ternyata pergi tanpa kacamata sangat susah, semuanya tampak samar- samar, apalagi hari itu hujan turun lumayan deras. Ketika Yayoi membuka payungnya, tiba-tiba terdengar suara teriakan terkejut dan di depannya seorang cowok jatuh terduduk. Itulah pertemuan pertama Yayoi dengan Mr. Friday..

Buku ini membuat saya jadi punya impian bertemu “my mr.friday”… Hmmm…. ^^

 

 

Chika, Tomomi & Kaede adalah tiga orang sahabat yang sangat kompak, baik di sekolah maupun di luar sekolah. Walaupun sifat mereka bertolak belakang, mereka tetap suka saling tolong menolong. Pada suatu hari Tomomi yang penyabar menjadi lebih pendiam & banyak melamun. Ternyata penyebabnya adalah Sawada, teman SMP yang disukainya. Bagaimana cara Chika & Kaede menolong Tomomi…

Baca buku ini sampe ngikik-ngikik geli liat aksi kaede yang konyol dan chika yang galak., sampe malu-malu sendiri liat Tomomi yang akhirnya jadian sama kakak kelasnya… ^^

 

 

Miriam (1-6)
Kisah Miriam, anak yatim piatu berusia 8 tahun, dan Douglas (17 tahun), bersama teman-teman yang lain. Miriam yang masih kecil tapi sok dewasa begitu mengidolakan Douglas walaupun tidak pernah diucapkan dan ternyata begitu juga sebaliknya.

Cari buku ini lumayan susah, karena diterbitinnya udah lama banget. Tapi untung bisa dapetin juga walopun bukan terbitan elex. Sayang, udah susah2 dapetinnya, sekarang komiknya ilang lagi…. huaaaaaaaa……….. *bagi siapa saja teman saya yang merasa dulu pernah pinjam buku ini tapi belum dikembalikan…… balikin wooooiiii!!!!* T_T

 

 

Ini versi lepasnya Miriam & Douglas. Kali ini diceritakan Miriam udah berusia 17 tahun. Dan dikisahkan mereka sudah jadi sepasang kekasih. Uhuy…. ^^

 

 

 

 

 

Di Balik Jendela Putih (1-2)
Ini dia kisah sahabat yang jadi cinta, dengan dibumbui kisah cinta segitiga antara Seiko, Yoshito, dan Kak Taido.

Tapi, buku “Di Balik Jendela Putih Jilid 1″ saya kemanaaaaaa????
huhu…. lagi lagi….. T_T
Yang tersisa cuma jilid 2 nya saja… *hiks*

 

 

Wajah Sugikake memang biasa-biasa saja dan tidak terlalu pintar, tapi dia sangat populer. Mungkin karena selalu bertindak yang menarik perhatian, lucu dan banyak akal. Hal ini pula yang membuat Mayuko yang pendiam tertarik padanya. Mereka berdua memang sangat berbeda, namun cinta yang manis terjalin indah di antara perbedaan itu…

 

 

 

Dunia Mimpi (1-14)
Terbitan Elex Media Komputindo. Judul aslinya Kanata Kara (From Far Away).
Kisah Noriko yang terdampar di dunia lain dan bertemu dengan Izaku (Izark). Izaku yang awalnya ingin membunuh Noriko akhirnya berjuang bersama Noriko untuk menerima takdirnya sebagai sang kegelapan dan sang pencerah. Dan bisa ditebak, Noriko dan Izaku menjadi pasangan yang tak terpisahkan… ^^

Menurut saya, Izaku adalah tokoh karakter cowok paling ganteng yang pernah digambar Kyoko Hikawa,, haha lebai. Sayang Norikonya kurang cantik, jadi suka iri sama Noriko yang sering digendong2 Izaku kemana2 lari dari pengejar. Izaku bahkan rela mengorbankan nyawanya demi Noriko…. ooooohhh,, sooo sweet……. ^^
Nunggu komik ini selesai lumayan lama. Dan menurut saya, endingnya agak kurang memuaskan. Masih banyak pertanyaan di benak saya, kayak bagaimana nasib Noriko selanjutnya?, bisakah ia kembali ke dunia asal?, bagaimana dengan Izaku?. Yah, semoga Kyoko Hikawa bisa membuat lagi sekuel cerita Izaku dan Noriko. Ngarep.com…….. :p

 

 

Fairy Tale -motif brocade (1-5)

Di Jepang pada suatu masa dulu, hiduplah seorang gadis bernama Suzu. Berbeda dengan anak biasanya, dia sering ketempelan siluman yang walau tidak bermaksud jahat, tapi cukup merepotkan. Tapi untungnya dia punya ilmu dari ayahnya untuk melindungi diri. Di saat dunia semakin kacau ini, Suzu bertemu dengan keluarga Momohara yang diincar Genhachiro, ahli tenung jahat yang terakhir bertemu ayah Suzu. Nah, bagaimana jadinya masa depan Suzu, ya?

Nah, klo yang ini saya belum baca bukunya. Sepertinya sinopsisnya lumayan. Udah lama gak baca karya Hikawa sensei.
Wah, saatnya berburu nih…. ^^

Selamat berburu komik juga ya… karena kebanyakan komik-komik ini udah terbitan lama. Yah, saya berharap Elex bisa cetak ulang… ^^

Kita liat aja nanti

Itu kata2 favorit saya. Temen2 saya bilang sampe nyokap juga bilang, saya suka banget ngelontarin kata2 itu. Saya sendiri suka nggak sadar klo saya sering ngucapin kalimat itu. Yah, gak terlalu jelek juga sih. Mungkin orang2 beranggapan kalimat itu berarti ni orang udah nggak mau mikir lagi, ya udah pasrah aja deh, gitu kali ya. Nggak salah sih, bener banget malah. Tapi, menurut saya, makna di balik kalimat itu penting banget. Dengan kalimat “kita liat aja nanti”, rasanya hidup jadi lebih enteng kan? Kalo saya sih ngerasanya begitu. Di saat kita udah buntu mikirin masalah hidup ato saat kita sibuk mewujudkan planing2 hidup yang dirasa terlalu berat, coba deh ucapin kalimat ini, “kita liat aja nanti”, rasanya seolah beban pikiran itu terangkat dari otak kita. Ceile, lebai,, hehe.. Tapi beneran, coba aja klo nggak percaya.

Hidup itu jangan dibuat terlalu serius. Sekali kali santai itu perlu. Sering manusia cemas soal masa depan, atau terlalu mikirin masa lalu yang kelam sampe lupa sama masa sekarang. Padahal kita hidup di masa sekarang, bukan masa lalu ato masa depan. Kita boleh buat rencana rencana hidup, tapi jangan terlalu kaku menjalaninya. Masa depan itu misteri, nggak ada yang tau apa yang akan terjadi. Bisa jadi melenceng jauh dari rencana-rencana kita.

Jangan marah sama keadaan yang nggak sesuai sama keinginan kita. Itu bukan salahmu ato salah siapa pun. Itu hanya kehendak Tuhan. So, jalani aja masa sekarang. Hasilnya jangan terlalu dipikirin.
Kita liat aja nanti… ^_^

Bahagia itu pilihan, sayang

Salah seorang teman baik mengeluh ke saya. Soal kerjaan yang nggak nyaman, soal pacar yang belum mapan, soal keluarganya yang trus nanyain kapan merit, soal umurnya yang udah nggak muda lagi, dan lainnya lagi. Trus di akhir ceritanya dia nanya ke saya, “kenapa ya hidup gue kayak gini, kapan gue bisa bahagia?”

 

Bahagia. Menurutmu bahagia itu apa? Bahagia klo udah punya pekerjaan enak, punya pacar mapan, tanggal pernikahan udah ditentuin, dll. Kedengarannya sih sempurna. Tapi, pernah denger lagunya Britney spears “Lucky”? she’s so lucky, she’s a star, but she cries, cries, cries, in her lonely heart thinking…”. Buktinya si lucky dalam lagu ini gak bahagia. Jadi, bahagia itu yang bagaimana?

 

Tiap orang punya perspektif bahagianya masing2. Menurut saya udah bahagia, tapi belum tentu bagi orang lain. Orang yang hidupnya tinggal di kolong jembatan pun, klo dia bahagia, kita mau apa? Jadi bahagia itu pilihan, sayang. Dalam keadaan yang paling menyedihkan sekalipun, klo kita memutuskan untuk bahagia, kita pasti bahagia. Sekarang tergantung hati untuk menyiasatinya. Klo kata orang dibawa enjoy aja. Klo kata saya, bahagia itu diciptakan sendiri. Bete sama kerjaan? Menyingkir paling nggak 10 menit ke toilet, telepon or sms org yang disayang buat paling nggak bikin kita tersenyum. Punya pacar yang belum mapan? Coba bayangin pacar kita 2 tahun ke depan, udah sukses, tampan lagi. Paling nggak ada rasa bangga nantinya klo orang sukses dan tampan itu adalah pacar kita. Umur yang nggak muda lagi? Coba aja ngaca, dandan yang cantik, paling nggak kita terhibur sama wajah kita masih lebih muda dari usianya,, hahaha. Banyak hal yang bisa diciptakan untuk jadi bahagia. Yang penting mensyukuri hidup dan apa yang kita punya.

 

Kata orangtua bilang, dalam menjalani hidup ini cuma 2 yang kita butuhkan. Klo ditimpa kemalangan kita SABAR, klo diberi kesenangan kita SYUKUR. Cuma itu aja kok.

So, selamat berbahagia…

Hai, Calon Anakku

Hai, calon anakku…
Perkenalkan, aku calon ibumu. Tidak usah kecewa begitu. Aku tau aku tidaklah secantik ibu-ibu temanmu nanti. Tapi percayalah, aku cukup cantik menurut calon ayahmu, jadi mau tidak mau kau juga harus menyetujuinya.

Hai, calon anakku…
Apa yang sedang kau lakukan sekarang? Mempersiapkan diri untuk menemuiku? Apa saja yang kau persiapkan kalau boleh aku tahu? Persiapkan saja fisik dan mentalmu ya. Sisanya biar aku yang lakukan. Kau tidak perlu khawatir. Apapun akan kulakukan untukmu nanti. Tidak percaya? Percaya saja…

Hai, calon anakku…
Karena kau adalah calon anakku, rupamu pasti mirip denganku. Tidak mau? Kenapa? Karena aku tidak cukup cantik menurutmu? Jangan begitu, kau harus menerima takdirmu. Karena aku telah memilihmu untuk jadi calon anakku, jadi kau tidak punya pilihan lain. Sudah kubilang tidak usah kecewa. Kata orang semua bayi itu lucu, jadi kau juga pasti lucu dan semua orang akan mencintaimu. Tenang saja, tidak usah takut untuk mirip denganku.

Hai, calon anakku…
Tahukah kau, calon ibumu ini begitu merindukanmu. Tidak sabar untuk melihatmu. Bagaimanapun keadaanmu nanti, aku akan mencintaimu tanpa syarat apapun. Apakah kau juga merindukanku? Tidak sabar ingin menemuiku? Kalau kita bertemu nanti, apa yang akan kau lakukan? Pasti kau menangis. Tapi beritahu aku ya, kau menangis karena apa. Biarkan aku tahu apa yang menyebabkanmu menangis. Supaya aku bisa memelukmu, supaya aku bisa membelaimu dengan lembut. Kau akan menyukainya nanti. Dan tangismu akan berhenti, berganti senyuman yang akan kau berikan untukku. Janji ya…

Hai, calon anakku…
Jangan takut untuk lahir ke dunia. Walaupun bumi nanti tidak akan senyaman dulu, tapi kau tidak perlu takut. Ada aku calon ibumu, calon ayahmu, dan Tuhanmu yang akan menjagamu. Kau berusaha saja semampumu, sisanya biar kami yang lakukan. Kau harus percaya padaku, karena aku akan percaya padamu. Seperti Tuhanmu yang mempercayakan aku untuk menjadi calon ibumu.

Hai, calon anakku…
Berjanjilah untukku. Jika kau jadi anakku nanti, kau akan berusaha menjadi anak yang baik. Nanti aku akan mengajarimu bagaimana caranya. Itu sudah menjadi tugasku, kau tidak perlu khawatir. Berjanjilah juga kau akan selalu bersyukur pada Tuhanmu seperti apapun keadaanmu nanti. Dengan bersyukur, hidupmu senantiasa akan bahagia. Kau bisa pegang kata-kataku ini. Karena itulah rahasia hidupku sampai saat ini.

Hai calon anakku…
Kapan kau akan menemuiku? Jangan lama-lama kau di atas langit sana. Turunlah segera ke bumi. Mintalah pada Tuhanmu untuk segera memberimu untukku. Aku janji tidak akan mengecewakanmu. Aku akan berusaha menjadi ibu yang baik untukmu. Kau bisa mempercayaiku, karena aku calon ibumu…

>> tulisan ini sempat diikutkan dalam lomba menulis “Surat untukmu, Nak”. tapi nggak lolos… :p

Marriage (Pernikahan)

Sebelumnya terima kasih buat teman2 saya atas semua ucapan serta doanya yang ditujukan untuk kami. Saya jadi teringat salah satu teman yang tinggal jauh di seberang pulau. Beberapa hari sebelum hari pernikahan saya, dia menelpon saya. Sambil cerita-cerita melepas rindu, dia bilang, “Aaahh,,, gue keduluan deh!! Gue kapan merit ya tik?? Ada sih yang lg deket ama gue,, dia serius, tapi ada satu yang bikin gue ilfil tik. Ha~ahh…”.

Pernah mengalami pertanyaan serupa? Makanya saya buat tulisan ini untuk teman2 saya, terutama yang cewek, dan sedang mencari pasangan hidup.

Klise. Cewek bisa mengeluarkan seribu alasan klise untuk menolak menikah. Ada aja alasan yang bikin cewek gak sreg sama cowoknya. Kurang mapan,, (ini menurut ukuran ceweknya masing2, karena ukuran mapan bagi tiap cewek beda2), kurang ganteng,, (hihi… ini jg subjektif), sifatnya gak cocok lah, dan lain sebagainya. Trus ada lagi kalimat yang paling sering diucapkan cewek2 yang ragu2 sama pacarnya, “ada satu sifatnya yang bikin gue agak ilfil,  gak kebayang aja selama hidup gue nanti bakal sama orang itu trs.” Kira2 begitulah kalimat yang dikutip dari pembicaraan saya dan teman saya tadi.

Saya ingin bagi2 ilmu buat cowok yang udah serius menjalin hubungan menuju ke arah pernikahan tapi ceweknya malahan memutuskan hubungan dengan beribu alasan yang menurutnya masuk akal. Nasehat saya, jangan pikirin alasan yang dilontarkannya. Karena sebenernya alasannya cuma satu, dia belum siap menikah! That’s it. Oya, ini berlaku jg sebaliknya ya, buat cowok yang muter-muter jawabannya saat ditanya ceweknya, “mau dibawa kemana hubungan kita?”. Sama, cowok itu juga belum siap menikah.

Tipe cowok standar yang diimpikan bagi setiap cewek untuk dinikahi adalah yang mapan. Ini emang alasan sebagian besar cewek2 di dunia (menurut versi saya..). Tapi, hati2, buat para cewek yang menolak cowok dengan alasan ini, saya ingin ngasih masukan. Boleh aja kita cari yang mapan, tapi ukuran mapan harap ditentukan dulu. Mapan yang dimaksud itu yang seperti apa. Cowok berhak dapet penjelasan ini lho. Trus, ingat hidup itu berputar bagai roda. Bisa aja kita udah dapet yang mapan menurut anggapan kita, tapi kehidupan yang akan datang siapa yang tau? klo tiba2 roda lagi di bawah, masa kita mau ninggalin suami kita? Gak mungkin kan,, makanya menikah berarti harus siap menghadapi saat2 di atas ataupun di bawah. Seorang istri harus siap mendukung suami saat senang maupun susah.

Trus, masalah sifat. Seorang cewek sangat pilih2 sama urusan yang satu ini. “gue mau cowok yang kayak gini,, yang kayak gitu,, dsb” hampir mendekati sempurna. Ada satu aja sifat yang gak cocok, langsung ilfil. Coret dari daftar calon suami. Inget non, nobody’s perfect. Klo kita terus cari dan cari cowok yang kayak kita mau, saya yakin gak akan nemu. Daripada buang-buang waktu nyari yang gak akan ada, mending kita berdamai sama ketidak-sempurnaan. Cari solusi untuk menyiasati sifat buruknya itu. Karena pernikahan itu berarti kita menghabiskan sisa hidup terus sama orang itu. Makanya, klo nggak mau punya nasib kayak artis2 yang kawin-cerai-kawin-cerai itu, kita harus berdamai sama sifatnya. Kita pikir aja, yang punya sifat buruk bukan hanya dia lho, kita juga punya sifat buruk yang harus dimaklumi pasangan kita. Pernikahan berarti toleransi. Intinya adalah komunikasi. Coba lihat aja pernikahan mama papa kita yang masih awet walopun udah bertahun2. Jadi, jangan selalu mencari-cari kejelekan, pasti nggak akan ada habisnya, coba cari kebaikannya yang bikin kita mantap untuk menikah sama dia.

Yang terakhir, ini penting. Menikah itu bukan main2. Harus ada planning buat ke depannya. Dan seorang cowok yang udah berani melamar cewek pasti udah punya planning itu. Makanya, cewek berhak tau apa planningnya itu. Mulai dari setelah nikah tinggal dimana, masalah keuangan, sampai pada kegiatan istrinya setelah nikah (apakah bekerja bantu suami ato di rumah). Tanyain yang jelas, ini penting buat kenyamanan hati si cewek. Cewek kan butuh nyaman dan aman. So, buat para cowok yang belum punya planning, harap dipersiapkan dari sekarang! Karena kamu yang akan jadi kepala rumah tangga yang bertanggung jawab atas hidup istri dan anak kamu kelak! Cewek juga jangan mau-mau aja diajak nikah, harus ditanya dulu planning-nya.
Klo masalah fisik, saya yakin cewek gak terlalu mentingin soal fisik. Fisik itu relatif lah. Jadi, jangan minder buat cowok yang menurutnya punya kekurangan fisik (kurang ganteng maksudya,, hehehe). Jangan khawatir. Bener kan para cewek?

Ups, ada yang lupa. Yaitu cinta. Klo udah cinta, menurut saya ke lubang semut pun asalkan sama orang yang dicintai pasti dijalanin. Jadi, tanya baik2 hati kita, apakah kita mencintai orang ini?

So, bagi cewek2 yang pada ngiri liat pernikahan temennya dan meratapin nasib “kapan ya gue kayak gitu”, “kapan ya gue ketemu sama calon pendamping gue? Mungkin permasalahannya bukan pada pacar mu tapi mungkin pada dirimu sendiri. Memang sudah siap menikah??  Mungkin karena hati belum siap menikah itulah yang bikin Jodohmu belum keliatan.

Klo persyaratan di atas udah dipenuhin, hati udah yakin, udah mantap, jangan ragu untuk bilang “YA”. Klo hati udah siap, insya Allah jodoh akan datang dengan sendirinya. Just believe it… :)

Selamat berumah tangga…

Hari Keramat…

Tgl: 27 Nov 2010

Tanggal itu menjadi tanggal keramat buat saya. Karena pas hari itu status saya berubah dari nona menjadi nyonya. Hari itu merupakan puncak dari kecemasan saya dan orangtua saya, dan orang-orang yang terlibat dalam persiapan acara wedding saya. Malem sebelumnya saya nggak bisa tidur, padahal mata ngantuukk banget. Apalagi selera makan, hilang sama sekali.  Satu-satunya makanan yang bikin saya berselera adalah indomie! hmm…

Ada yang unik di hari itu. Pagi subuh saya udah bangun. Nyokap membisiki saya sesuatu.

“Dek, kamu nggak usah mandi ya. Trus cd bekas pakai kamu mana?”

“Hah, emang kenapa? Ngapain juga pake nanya cd segala,”

“Udah, sini cd nya. Kamu bungkus trus kamu buang ke atas genteng ya!”

“Hah??!!”

“Itu katanya biar nanti nggak hujan. Udah lakuin aja, oke?”

???

So, believe it or not. Pagi itu saya melakukan ritual yang nggak biasa. Membuang cd ke genteng! Tapi, mau tau hasilnya? Sepanjang pagi dan siang, cuaca cerah. Pas jam 2 siang, pas acara kita dah selesai, langsung hujan duereeesssss!!! So, what do you think?? :p

Saya dandan dari jam 5 subuh sampe jam 8 pagi. Orang paling pertama dirias tapi paling belakangan selesai. Tapi hasilnya wow! berubah!! Berasa kayak cinderella yang berubah jadi cantik, padahal sehari-harinya kayak upik abu. Ya iyalah,, namanya juga penganten. Harus cantik dong. I’m the queen of this party! Nggak ada yang boleh melebihi kecantikan saya hari ini, hohoho…

So, I’m ready for the show!

Ternyata jadi manten tuh capek banget ya. Berdiri berjam-jam nyalamin tamu-tamu. Belum lagi keringet yang nggak berenti ngalir karena panas banget. AC nggak mempan cin… fiuhh….

Tapi, nggak nyesel deh. Alhamdulillah semua lancar, nggak ada trouble apapun. Puas,, mudah2an abis ini langsung bisa makan lahap lagi, hehe..

 

Pilih jujur atau enggak?

Saya pernah liat acara reality show UYA KUYA di tv. Si Uya menghipnotis orang, trs ditanya2in. Kebongkarlah semua rahasia orang itu. Nah, waktu itu yg dihipnotis seorang ibu2 di mal. Dia bilang dia lg jalan2  ama temennya (cowok). Pas ditanya dia udah menikah ato belom, dia jawab udah. Suaminya lg kerja di Dubai. Jadi intinya si ibu ini selingkuh sama temen cowoknya itu. Tapi katanya si ibu menyesal karena dia masih cinta ama suaminya dan merasa bersalah. Pas di akhir cerita, si Uya ngasih sugesti, dia bilang mendingan ibu jujur sama suami ibu. Karena jujur itu penting, nggak ada yang ditutup2i, yang penting ibu udah jujur. Trs ibu itu siuman. Selesai!

Tapi, apa iya masalah selesai gitu aja. Menurut saya, nasehat si Uya itu malah justru membuat masalah baru. Jujur ama suaminya, bilang kalo istrinya di Indonesia menjalin kasih sama cowok lain? Yang benar aja!! Bisa2 rumah tangga orang hancur berantakan. Bukannya saya nggak setuju klo jujur itu penting. Tapi klo kejujuran malah justru bikin masalah besar, menurut saya nggak bijak aja. Kecuali klo emang ibu itu pengen masalah besar itu ada.

Masih bingung ama pemikiran saya? Yah, ini cuma pemikiran saya aja loh. Dalam kasus ibu itu, JUJUR=CERAI! Sudah bisa dipastikan lah, pasti ujung2nya kesitu. Mana ada sih orang di dunia ini yang rela pasangannya menduakan cintanya. Apalagi kondisinya si suami capek2 cari nafkah di luar negeri untuk biaya anak istrinya di tanah air. Pasti terpukul banget. Sekarang coba pikirin dari sisi si suami. Seandainya suaminya dapet kabar kayak gitu, reaksinya adalah:

1. Shock, marah;

2. Stress, tidak bisa berpikir jernih;

3. Nggak konsen ke pekerjaan, hancur;

4. Pulang ke Indonesia, cerai, nuntut hak asuh anak2.

Runyam semua kan? Cuma gara2 satu pengakuan, “saya telah selingkuh di belakangmu..” Mungkin saat ibu itu memutuskan untuk ngomong jujur, batinnya terasa agak lega karena serasa beban yang selama ini menumpuk akhirnya bisa dikeluarkan. Tapi apa dampaknya? Kalo dia lebih mementingkan perasaan leganya sendiri tanpa memedulikan dampaknya, berarti egois donng! Dia nggak sadar klo bebannya udah berpindah ke orang lain.

Nggak hanya perasaan suaminya yang dia korbankan, anak2nya gimana? Gimana perasaan anak2nya klo tau ibunya selingkuh, reaksinya mungkin:

1. Sedih;

2. Benci ibunya.

Nah lo!? Jadi, pikir2 lagi klo mo jujur. Kecuali,,, klo si ibu itu emang pengen berpisah dari suaminya. Ya, klo itu sih jujur aja. Tapi, klo ibu itu menyesal, merasa bersalah, ingin mempertahankan rumah tangganya,, just SHUT UP!

Menyesal? Putuskan saja hubungan sama temen mesranya. Akhiri dan jangan coba2 lagi bermain api.

Merasa bersalah? Simpan rasa bersalahnya itu untuk dirinya sendiri. Itu menjadi urusannya sama Tuhan. Mohon ampun sama Tuhan, dan berdoa semoga Tuhan melindungi suami dan keluarganya supaya jangan sampai aib ini diketahui. Urusan batinnya tersiksa karena sudah berbohong ato perasaan nggak enak, itu resiko yang harus ditanggungnya sendiri! Jangan libatkan orang lain untuk menanggung rasa sakitnya itu.

Ingin mempertahankan rumah tangga? Ya, mulailah dari awal lagi. Jadi ibu yang baik, jadi istri yang baik dan setia.

Menurut saya itu penyelesaian yang paling baik. Jujur emang penting, tapi di atas itu ada yang lebih penting lg yaitu bijaksana.  Jadi saya pilih jujur yang bijaksana…

Bagaimana dengan pilihanmu? :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.